Saturday, June 1, 2019

Ipank-Dandam Larangan (Lirik Lagu Minang 2016 Beserta Arti Bahasa Indonesia)


[Zona Lirik Lagu] Lirik lagu pada " Dandam Larangan" merupakan lagu yang dirilis pada tahun 2016  dan dibawakan oleh  Ipank lirik lagu Dandam Larangan menceritakan tentang '' ------- ''  Lagu ini terdapat pada album mereka yang berjudul [-----] dan didistribusikan oleh Label Elta Record


Lebih Detail

Artist                        : Ipank
Judul Lagu                 :Dandam Larangan
Pencipta Lagu            : Ipank
Album                       :
Label                        :Elta Record
Tahun                       :2016


Berikut ini kutipan dari lagunya " Cando manapuak aia di dulang Kawan saiyo sairiang jalan Garah kucindan lapeh pamenan " untuk mendapatkan lagunya anda bisa mendapatkannya di toko toko kaset terdekat. Berikan dukungan anda kepadanya dengan cara membeli musiknya seracara legal bukan bajakan. atau anda juga bisa berlangganan dan dapat juga membelinya secara online pada penyedia musik yang sudah memiliki izin resmi. Seperti Spotify, Joox,  iTunes, Amazon, Deezer, Apple Music, Langit Musik, Google Play Music, Qobuz, KKBOX dan media pembelian resmi online musik lainnya atau dapat juga mendengarnya melalui streaming You Tube.

Lirik Lagu Dandam Larangan  :



Cando manapuak aia di dulang
Kawan saiyo sairiang jalan
Garah kucindan lapeh pamenan
Baitu hiduik caro bakawan.......
Usah kito bapacah kaco
Ado salah tolong maafkan
Kini batamu bisuak barulang
Uluakan tangan jaweklah salam
Ado nan dipandang.....
Yo saliang manenggang
Dandam larangan tuhan
Badunsanak,,,,, paluak den arek.....
Sanang rasonyo luluah hati ko
Kadang batamu lain pandapek
Salah kecek tangan pun lakek
Ndak taurai jo kato-kato
Salah faham itu biaso
Intro
Ado nan dipandang.....
Yo saliang manenggang
Dandam larangan tuhan
Badunsanak,,,,, paluak den arek.....
Sanang rasonyo luluah hati ko
Kadang batamu lain pandapek
Salah kecek tangan pun lakek
Ndak taurai jo kato-kato
Salah faham itu biaso
Terjemahan
Seperti menepuk air di dulang
Kawan seiya seiring jalan
Gurauan dan candaan hanya pelepas rindu
Seperti itulah cara hidup berkawan
Jangan kita pecah kongsi
Kalau ada salah mohon maafkan
Sekarang bertemu besok juga bertemu
Ulurkan tangan jawablah salam
Ada yang terlihat
Ya saling mengunjungi
Dendam dilarang Tuhan
Bersodara, peluk aku erat
senang rasanya luluh hati ini
Kadang terjadi lain pendapat
Salah ngomong tanganpun melayang
Tidak dapat dijelaskna dengan kata-kata
Salah faham itu biasa
Disqus Comments